Tune Up PC

Tune Up Komputer... Apa Sih?

Tune up komputer sebenarnya istilah saya aja... abis kalo di bilang Maintenace ntar pada gak tertarik, iya kan? Ya Tune up, ya Maintenance, ya sama aja. Fungsinya merawat komputer kita dan memaksimalkan kembali kerja komputer kita.

Kalo Tune up mobil atau motor udah pasti nyetel hardwarenya doang, kecuali mobil yang pake fasilitas komputer. Nah, kalo Tune Up komputer kita perlu nyetel hardware dan softwarenya. Kenapa? Karena ya udah pasti komputer terdiri dari software dan hardware. Kan nggak imbang kalo hardwarenya dah ok tapi softwarenya masih belepotan...

Tune up hardware diperlukan karena setelah sekian lama dipakai, hardware komputer pasti mengalami beberapa penurunan kinerja. Sebabnya bisa karena debu yang menempel, karat, pindah-pindah komputer atau guncangan dan lain-lain.

Sedang Tune up software diperlukan karena sekian lama dipakai sudah tentu banyak file-file sampah, registry yang bertambah tetapi tidak diperlukan dan virus. Semua itu membuat kinerja komputer jadi lemot bahkan ngeheng.

Buat teknisi dan pemilik warnet, Tune up seperti ini sangat penting untuk menjaga komputer tetap bekerja maksimal, hingga maksimal juga menghasilkan duit...


Persiapan Alat
Sebelum kita melakukan Tune Up, kita siapin dulu yok alat-alatnya. Nih dia:

1. Obeng kembang dan minus



2. Alat ukur (multi tester)



3. Kuas



4. Blower pembersih



5. Contact Cleaner/Minyak Mesin Jahit



6. Kertas koran atau hapusan



7. Cairan pembersih Komputer dan LCD



8. Kanebo atau kain lap lainnya



9. Software pembersih registry

10. Software defragment

11. Software pembersih file-file sampah/swap file

12. Software anti virus


Tune Up Hardware

Agar komputer berjalan lebih maksimal, terlebih dulu kita lakukan Tune Up terhadap hardware. Ikuti langkah-langkah berikut:

1. Pembersihan Terhadap Debu dan Kotoran

Pembersihan terhadap debu dan kotoran kita lakukan dengan menggunakan kuas. Lakukan penyapuan debu baik di motherboard, VGA Card, Sound, Kipas-kipas, harddisk, CDRom dan bila memungkinkan bongkar power supply untuk membersihkan debu di dalamnya. Dalam hal pembongkaran power supply perlu diperhatikan segel, apakah garansinya masih berlaku? Sebab bila masih berlaku pembongkaran segel akan menyebabkan garansi hilang.

Bantu dengan blower pembersih untuk menyingkirkan debu dan membersihkan debu-debu yang tidak terjangkau oleh kuas. Sekarang, debu sudah hilang atau berkurang dan tentu saja kinerja komputer jadi lebih baik.

Debu, selain membuat komputer lebih lambat juga seringkali membuat berat kipas yang dipenuhi debu. Seperti kita ketahui, kipas sangat penting bagi pendingin suhu di komputer.

2. Pembersihan Slot-slot

Pada CPU, pemasangan hardware yang berupa slot seperti RAM dan VGA Card biasanya rentan dengan kotoran yang berupa karat. Bersihkan VGA Card dan RAM anda terlebih dahulu dengan kertas koran dengan mengamplas bagian yang berhubungan langsung dengan slot, yaitu pin-pin yang berwarna kuning keemasan.

Bila RAM atau VGA Card anda sampai pada kondisi eror (misalnya sampai membuat komputer hang), maka lakukukan pembersihan pin-pin VGA, RAM dan hardware lain yang berhubungan dengan slot itu dengan penghapus ballpoint. Tapi tentu hal ini tidak disarankan untuk harware yang berkondisi baik, sebab akan membuat pin-pin tersebut ter-erosi yang membuatnya menjadi semakin tipis. (Tentang penghapus ini bisa dibaca: Penghapus juga bisa sebagai alat servis.) 

3. Pengecekan Kipas-kipas

Setelah kedua hal tersebut kita lakukan, maka selajutnya kita mengecek kondisi kipas apakah berjalan lancar? Bila ternyata ada masalah dengan lambatnya kipas berputar, maka lakukan penyemprotan dengan contact cleaner atau dengan memberikan minyak mesin jahit pada kipas ke sumbu as kipas. (Lebih lengkap baca: Perlunya Mengecek Kondisi Kipas pada Komputer)

4. Pengecekan Baterai

Baterai pada komputer berfungsi untuk menyimpan settingan pada Bios. Karena itu, baterai yang sudah soak akan menyulitkan kita karena setiap komputer dihidupkan selalu keluar peringatan seperti "Press F1 to Continue", "Press F2 to Setup". Baterai yang tidak berjalan juga menyebabkan keluar pesan seolah-olah komputer kita berbahaya saat kita menjelajah suatu situs. (Baca: Baterai Bukan Hal Sepele)

Lakukan pengukuran dengan Multitester. Baterai yang baik memiliki daya 3 Volt, ada toleransi sampai batas 2,2 Volt. Bila ternyata baterai anda berdaya 2 Volt atau kurang, sebaiknya baterai diganti.

5. Lakukan Reset Bios

Reset Bios ini bukan hal yang mutlak anda lakukan dalam hal Tune Up komputer. Lakukan Reset Bios bila anda merasa bahwa ada yang menyebabkan komputer tidak bekerja maksimal karena adanya perubahan bios.

Reset Bios dilakukan dengan meletakkan jumper yang terdapat pada pin Clear CMOS pada posisi reset, lalu balikan keposisi semula. Bios anda telah di reset sesuai dengan settingan default. Lakukan settingan tanggal dan jam, sebab pada saat anda melakukan resetting maka tanggal dan jam akan juga berubah pada posisi awal. (Untuk lebih jelas baiknya anda baca juga: Jumper pada Komputer; Apa dan Untuk Apa?)

6. Pembersihan Casing
Agar kerja anda nampak sempurna, lakukan pembersihan muka pada casing dengan cairan pembersih dan lap (Kanebo). Lakukan juga pembersihan pada Monitor. Bila layar yang anda gunakan LCD maka lakukan pembersihan dengan pembersih LCD. Maka sekarang komputer anda sudah bersih tidak hanya dari dalam, tetapi juga tampak baru dari luar.

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Tinggalkan Komentar